BREAKING NEWS: Pemenang Pemilu Diumumkan Hari Ini, KPU: Ingat, Obyek Sengketa di MK hanya SK KPU

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil Pemilu 2024 pada Rabu (20/3/2024) ini.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari menegaskan obyek sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi adalah surat keputusan (SK) KPU terkait hasil Pemilu yang akan diumumkan hari ini.

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pemilu 2017, KPU dibari waktu selama 35 hari setelah mencoblosan untuk mengumumkan hasil Pemilu. KPU optimistis bisa memenuhi tenggat waktu tersebut.

Pagi ini, KPU RI dijadwalkan merampungkan rekapitulasi tingkat nasional untuk dua provinsi pamungkas, yakni Papua dan Papua Pegunungan.

“Setelah itu, setelah semua provinsi selesai rekapitulasi, kemudian kita siapkan berita acara dan nanti kita siapkan Keputusan KPU tentang penetapan hasil pemilu secara nasional atau tingkat nasional,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari pada Selasa (19/3/2024).

Baca juga: Heboh Ketua KPU RI Dapat Kue Ulang Tahun dari PSI, Hasyim Asyari: Saya Siapkan Sendiri

Hasyim menjelaskan, Keputusan KPU tentang penetapan hasil pemilu pada tingkat nasional itu akan merangkum semua jenis pemilu, yakni hasil pileg DPRD kabupaten/kota pada 508 kabupaten/kota, hasil pileg DPRD provinsi pada 38 provinsi, hasil pileg DPD RI, hasil pileg DPR RI, dan hasil pilpres.

Keputusan ini nantinya akan dapat digunakan oleh peserta pemilu yang merasa tidak puas untuk dijadikan objek gugatan sengketa/perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) kepada Mahkamah Konstitusi.

“Satu-satunya objek sengketa atau objek gugatan ke MK adalah SK KPU tentang penetapan hasil pemilu secara nasional yang di dalamnya merupakan rangkuman hasil semua pemilu semua tingkat mulai dari kabupaten/kota provinsi dan di tingkat pusat,” jelasnya seperti dilansir Kompas.com.

Hasyim tak menyatakan secara jelas pada pukul berapa penetapan hasil pemilu akan mereka umumkan. Yang jelas, ujar dia, KPU RI akan berusaha melakukannya dalam tempo secepat-cepatnya.

Baca Juga  Marbot Masjid di Karawang Terancam Penjara 15 Tahun dan Denda Rp 5 M, Cabuli Dua Bocah Perempuan

Kemungkinan menang di MK kecil

Pengamat politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam menilai, memenangkan sengketa pemilihan presiden (pilpres) di Mahkamah Konstitusi (MK) adalah hal yang nyaris mustahil.

Baca juga: VIDEO KPU Gelar Rekapitulasi Nasional Tinggal 4 Provinsi Tersisa

Ia bahkan menyebut itu dengan istilah mendiang pelawak senior Asmuni dalam Srimulat.

“Kalau dari hitung-hitungan sangat kecil, mungkin kalau dalam bahasanya Pak Asmuni dalam Srimulat adalah “hil yang mustahal” untuk memenangkan,” katanya dalam Obrolan Newsroom Kompas.com, Senin (19/3/2024).

Menurut Umam, memenangkan sengketa pilpres di MK harus membuktikan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif di 50 persen provinsi di Indonesia.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *