Dituding Gelembungkan Suara, PSI Bandingkan dengan PKB dan Gelora

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

WARTAKOTALIVE.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) buka suara soal dugaan penggelembungan suara yang ditudingkan di tengah proses penghitungan suara di KPU RI.

Sebelumnya suara PSI 2,86 persen atau 2.171.907 suara pada Kamis (29/2/2024) pukul 10.00 WIB menjadi 3,13 persen atau 2.402.268 pada Sabtu (2/3/2024) pukul 15.00 WIB.

Capaian tersebut juga berbeda dari hasil quick count sejumlah lembaga survei yang menempatkan PSI dengan perolehan paling tinggi 2,65 persen di Pemilu 2024.

Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie klarifikasi. Ia menilai penambahan dan pengurangan perolehan suara selama proses rekapitulasi adalah hal yang wajar.

Hal tersebut diungkapkan Grace usai sejumlah pihak menyoroti penambahan suara partainya yang kini mendekati 4 persen di rekapitulasi.

“Yang tidak wajar adalah apabila ada pihak-pihak yang mencoba menggiring opini dengan mempertanyakan hal tersebut,” kata Grace dalam keterangan tertulis, Minggu (3/3/3034) dikutip dari Tribunnews.com.

Grace pun mempertanyakan kenapa hanya PSI yang menjadi sorotan. Padahal kata Grace lonjakan suara di tengah penghitungan suara KPU RI juga terjadi pada partai lain.

“Bukankah kenaikan dan juga penurunan terjadi di partai-partai lain? Dan itu wajar karena penghitungan suara masih berlangsung,” kata Grace

Grace kemudian membandingkan perbedaan antara hasil quick count dengan rekapitulasi KPU juga terjadi pada partai-partai lain.

Grace mengatakan dalam lembaga survei Indikator Indonesia, PKB meraih hasil 10,65 persen, tapi berdasarkan rekapitulasi KPU mencapai 11,56 persen atau ada penambahan 0,91 persen.

Baca juga: Suara PSI Naik Tajam, Anies: Dipimpin Anak Presiden tapi Tidak Boleh Seenaknya Sendiri

Contoh lain disebut Grace, yakni suara Partai Gelora yang berdasarkan quick count 0,88 persen, sementara rekapitulasi KPU 1,44 persen alias selisih 0,55 persen.

Baca Juga  Pilpres 2024, Massa Pemilih PKB Mulai Bergeser Mendukung Capres Prabowo Subianto

PSI sendiri, menurut hitung cepat Indikator, ada di angka 2,66 persen sementara rekapitulasi KPU ada di 3,13 persen atau selisih 0,47 persen.

Selisih PSI, kata Grace, lebih kecil dibanding kedua contoh sebelumnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *