Polusi Udara Bawa Dampak Buruk Buat Kulit, Gimana Atasinya?

Tak Berkategori

Jumat, 11 Agustus 2023 – 15:04 WIB

JAKARTA – Polusi udara khususnya di kota besar seperti Jakarta akhir-akhir ini sedang ramai dibicarakan. Polusi udara yang ada di Jakarta dianggap sudah tidak sehat bagi tubuh. Terlalu sering terpapar polusi udara juga tidak sehat untuk kulit.

Baca Juga :

11 Penyebab Jerawat yang Jarang Diketahui

Polusi dan sinar UV dapat menjadi salah satu penyebab kerusakan dan dehidrasi kulit. Polusi udara mengandung zat berbahaya yang dapat menimbulkan masalah kulit, seperti menghancurkan sistem pertahanan kulit (skin barrier). Skin barrier sendiri memiliki peran penting untuk melindungi kulit. Yuk, scroll untuk info selengkapnya.

“Polusi udara mengandung banyak zat aktif yang berbahaya bagi kulit. Partikel halus dari zat berbahaya ini bisa menembus kulit, menyebabkan stres, peradangan, dan dapat menghancurkan sistem pertahanan kulit (skin barrier),” ujar Dokter Aestetik, dr. Elang Muhammad Firdaus, saat konferensi pers di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Agustus 2023.

Baca Juga :

Polusi Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat, Heru Budi: Mengatasinya Harus Bersama-sama

“Skin barrier berfungsi penting dalam menjaga kesehatan kulit, yaitu melindungi kulit dari kerusakan akibat polusi, sinar ultraviolet, zat kimia, kuman, dan bakteri, serta menjaga kelembapan kulit. Skin barrier yang terganggu atau rusak dapat mengakibatkan kulit kering, mudah terjadi iritasi, dan mudah terserang infeksi kulit,” tambahnya.

Baca Juga :

Fakta-fakta Polusi Udara yang Kian Memburuk di Jakarta

Terdapat beberapa dampak singkat atau cepat yang dirasakan apabila kulit terlalu sering terpapar polusi salah satunya dari sisi look, kulit akan terlihat lebih kusam dan tidak cerah. Polusi udara sendiri merupakan radikal bebas yang berasal dari berbagai asap. 

“Polusi udara itu radikal bebas ya dari kendaraan, asap kendaraan, asap rokok, pabrik dan lain-lain,” kata dokter Elang. 

Halaman Selanjutnya

“(Dampak singkat) look-nya jadi kelihatan lebih kusam, gak cerah gak glowing. Kering bisa jadi, lebih kusam atau malah jadi iritasi, kalau memang kulitnya sensitif, tapi kalau misalnya kulitnya gak sensitif biasanya gak langsung kelihatan, gak begitu signifikan,” tambahnya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *